Belanja Grosir Di Tanah Abang

pasar tanah abangBagi para shopper, kala berkunjung ke Jakarta adalah saat dimana mereka bisa memanjakan hasrat mereka untuk berburu berbagai barang yang memenuhi kantong belanja mereka. Dengan banyaknya pusat perbelanjaan yang dimiliki kota meteropolitan ini, menjadikan Jakarta sebagai surga belanja. Apalagi tatkala pusat perbelanjaan ini menawarkan segudang diskon yang pastinya akan membuat para shopper semakin meneteskan air liur untuk segeras menguras dompet mereka. Meski Jakarta semakin banyak memiliki pusat perbelanjaan, nyatanya tak menghapus keberadaan Pasar Tanah Abang. Pasar yang telah ada sejak 1735 ini tetap menjadi primadona, terutama bagi mereka yang reseller. Barang-barang Pasar Tanah Abang yang murah meriah menjadi alasan para pedagang untuk kulakan di sini. Tak hanya pedangan dari sekitar Jakarta, namun hampir dari seluruh Indonesia. Bahkan pedagang dari negeri tetangga, seperti Malaysia dan Singapora, juga mengambil barang di pasar yang menjadi pusat grosir ini.

sejarah pasar tanah abangNama Tanah Abang sendiri berasal dari cerita pengepungan tentara Kerajaan Mataram di tahun 1628 ke Kota Batavia. Kala itu, tentara Mataram menyerbu Kota Batavia dari segala penjuru dan menggunakan Tanah Abang sebagai pangkalan, karena lokasinya yang berupa tanah berbukit dan di sekitarnya banyak di genangan rawa. Karena tanahnya yang merah atau “Abang” dalam bahasa Jawa, maka lahirlah nama Tanah Abang yang berarti Tanah Merah. Tidak hanya sekarang ini Pasar Tanah Abang menjadi pusat grosir yang terkenal karena sejak awal pasar ini telah menjadi pusat perdagangan pakaian dan tekstil utama ke daerah-daerah di Indonesia, Asia, bahkan dunia.

167482_pengunjung-padati-pasar-tanah-abang_Pada awalnya pasar ini bernama Pasar Sabtu yang dibangun Yustinus Vinck. Di awal, pasar ini hanya beroperasi pada hari Sabtu hingga disebut Pasar Sabtu dan hanya dibangun dengan menggunakan dinding bambu. Namun keramaian pasar ini cukup mengalahkan Pasar Senin hingga akhirnya dibuka setiap hari dan diremajakan kembali menjadi bangunan beton yang mampu menampung 4.351 kios dan 3.016 pedagang. Meski sempat terbakar di tahun 2003, namun nyatanya tak mengurangi pengunjung ke pasar ini. Hingga akhirnya dibangun kembali menjadi bangunan super megah yang semakin memberikan kenyamanan pengunjung dalam berbelanja. Hingga akhirnya pasar ini menjadi pasar terbesar se-Asia Tenggara. Karena begitu luasnya Pasar Tanah Abang hingga pasar ini terbagi menjadi tiga wilayah, yakni Pasar Tanah Abang Lama, Tanah Abang Metro, dan Tanah Abang AURI. Pasar yang beroperasi dari jam 08.00 pagi hingga sore hari ini masih terbagi menjadi beberapa blok.

20131113_pasar-blok-g-tanah-abang-sepi-pengunjung_8376Di pasar ini anda bisa mendapatkan berbagai produk belanja, mulai dari baju, sepatu, mukena, jilbab, mukena, tas, dompet dan masih banyak lagi. Penjualannya pun bisa retail ataupun grosir. Puas berbelanja anda bisa beristirahat di food court yang senagaj disediakan. Dan agar belanja anda semakin nyaman, Pasar Tanah Abang juga dilengkapi dengan toilet, gerai ATM, eskalator, lift, gedung ber-AC, hingga Masjid yang tidak hanya megah namun juga cantik. Transportasi untuk menuju pasar ini pun cukup mudah. Wah jadi semakin bersemangat untuk belanja bukan 😉 Apalagi jelang ramadhan dan lebaran, mumpung masih murah, yuk segera borong belanjaan di Pasar Tanah Abang Jakarta.

Refrensi:

  • https://mujiyaulkhaq.wordpress.com/2012/07/22/sedikit-tips-berbelanja-di-pasar-grosir-tanah-abang/
  • http://jalan2.com/city/jakarta/pasar-tanah-abang-jakarta/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *