Gereja Katedral, Tak hanya Megah Juga Sarat Sejarah

gereja katedralJelang perayaan Natal, tak ada salahnya dong kita membahas mengenai tempat ibadah umat Katolik, yakni Gereja Katedral. Pasalnya bangunan gereja ini tak hanya meminiki nilai spiritual yang tinggi namun juga kaya akan sejarah dengan arsitektur yang megah. Gereja yang bersebelahan dengan Masjid Istiqlal ini menjadi bukti tolerensi yang ditunjukkan masyarakat Indonesia. Gereja Katedral atau yang memiliki nama asli Gereja Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga atau yang dalam Bahasa Belanda disebut dengan De Kerk van Onze Lieve Vrouwe ten Hemelopneming merupakan salah satu destinasi yang ada di dalam wisata Kota Tua Jakarta. Gereja ini tidak hanya ramai dikunjungi oleh jamaatnya namun juga oleh masyarakat umum yang tertarik dengan kemegahan arsitektur bangunannya. Dengan mengusung gaya arsitektur neo-gotik khas Eropa yang masih dipertahankan hingga saat ini, Gereja Katedral juga dihiasi dengan sejumlah relief-relief cantik. Dengan desain dan bentunya yang unik, tak heran jika sejumlah pasangan melangsungkan pemberkatan di gereja yang telah dibangun sejak masa kolonial Belanda. Salah satunya adalah pasangan artis Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie yang baru saja menikah Oktober lalu.

katedral-dulu-dan-kiniAwal berdirinya Gereja Katedral dimulai dari kedatangan dua orang Imam dari Negeri Belanda di Jakarta, yakni Pastor Yacobus Nelissen, Pr dan Pastor Lambertus Prinsen, Pr. Selanjutnya sebagai tempat ibadah umat Katolik disumbangkanlah sebuah kapel oleh Gubernur-Jenderal Meester Herman Daendels yang kemudian direnovasi dan menjadi Gereja Katolik I di Batavia. Sayangnya bangunan ini kemudian rusak saat terjadi kebakaran di segitiga Senen pada tanggal 27 Juli 1826. Kemudian oleh Gubernur yang baru dibangunlah gereja yang baru yang menjadi cikal bakal dari Gereja Katedral. Pengerjaan kosntruksi bangunan ini dilakukan oleh Kwongfu dan China dengan menggunakan batu batal bata tebal. Gereja ini memiliki denah dengan berbentuk salib dengan panjang mencapai 60 meter dan lebar 20 meter. Sementara kedua balkonnya memiliki lebar 5 meter dan tinggi 7 meter. Gereja Katedral juga memiliki tiga menara yang terbuat dari besi, yakni Menara Gading yang memiliki jam mesin dengan tulisan Van Arcken & Co, Menara Benteng Daud dengan lonceng terbesar bernama Wilhelmus, dan Menara Angelus Dei.

gua mariaExterior lain yang juga dimiliki Gereja Katedral ialah patung Patung Kristus Raja yang berdiri di halaman depan gereja dan juga Goa Maria yang berada di halaman samping gereja. Bentuk goa ini mirip dengan Goa Maria yang ada di Lourdes Perancis. Untuk jendelannya yang disebut dengan Rozeta memiliki corak Rosa Mystica yang merupakan lambang dari Bunda Maria dan berada di atas gerbang utama. Untuk interiornya terbagi atas tiga bagian, yakni Serambi Gereja, Ruang Umat, dan Panti Imam. Di serambi gereja pintu utamanya berhiaskan pualam yang menjelaskan arsitek bangunan ini, yakni Marius Hulswit 1899-1901. Selain itu juga terdapat patung Maria yang bertuliskan Beatam Me Dicentes Omnes’ yang artinya “Semua keturunan menyebut aku bahagia”. Pualam yang lain juga ditemukan di tembok sebelah kanan yang bertuliskan Antonius Dijkmans sebagai yang orang yang mendesain gereja ini. Di sisi kiri juga terdapat monumen “Du Bus” yang berasal dari Belgia dan dipersembahkan untuk umat Katolik.

gereja katedraUntuk ruang umat terdiri dari pieta yang merupakan replika dari karya Michaelangelo dengan gambar Maria yang sedang memangku jasad Yesus setelah diturunkan dari salib. Ada juga lukisan Jalan Salib yang dilukis di atas ubin dan dibuat oleh Theo Malkenboet. Lukisan yan lain adalah lukisa foto Uskup lengkap dengan lambang serta motto dan terpajang di pintu samping kiri-kanan gereja. Mimbar pengetahuannya merupakan hadiah dari Imamat Mgr Luypen yang didirikan oleh Pastor Wenneker dan yang terakhir ada Pipe Orgel yang dibuat di Belgi di tahun 1988. Panti Imam Gereja Katedral dihiasi dengan patung Ignatius de Loyola di pilar sebelah kiri di depan Altar Utama dan patung Franciscus Xaverius di sebelah kanan. Ada pula katedra tempat dimana Uskup memimpin Misa, bejana pemandian yang terbuat dari marmer, dan juga hiasan relief dan patung ke-12 murid Yesus di altar utama. Untuk altar Maria berhiaskan relief kehidupan Bunda Maria dan Altar Yoseph berhiaskan relief kehidupan Santo Yosep.

museum-katedral-300x200Gereja Katedral juga memiliki museum yang diresmikan pada tanggal 28 April 1991. Di museum ini pecinta sejarah tentu akan dimanjakan dengan sejumlah koleksinya. Dengan desain dan pemandangan yang ditawarkan Gereja Katedral tak heran jika banyak pasangan yang memilih pemberkatan pernikahan di sini. Gereja ini tetap kokoh meski telah berusia 114 tahun. Dengan keindahan arsitekturnya akan membuat travelers bisa khusuk berdoa di bangunan yang juga termasuk dalam cagar budaya ini. Atau barangkali travelers juga mau ikutin jejak para artis untuk menikah di sini 😉 Jangan lupa undang-undang kita ya 🙂

Refrensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Katedral_Jakarta

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *