Mengenang Kesaktian Pancasila Di Monumen Pancasila Sakti

Monumen_pancasila_saktiTanggal 1 Juni kemarin menjadi hari penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pada hari itu disepakati sebagai hari lahir ideologi negara, yakni Pancasila. Nah, kala anda ke Jakarta, ada sebuah tempat yang bisa anda gunakan untuk melihat perjuangan para pahlawan demi mempertahankan ideologi Pancasila dari serbuan idologi komunis. Tempat bernama Monumen Pancasila Sakti bisa menjadi alternatif liburan untuk anda dan keluarga sambil mengenang sejarah bangsa. Selain patung pancasila dan enam pahlawan revolusi, yakni Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI R. Suprapto, Mayjen TNI M.T. Haryono, Mayjen TNI Siswondo Parman, Brigjen TNI DI Panjaitan dan Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo, di sini juga terdapat sejumlah tempat yang akan mengingatkan anda akan penyiksaan yang dilakukan oleh para tokoh komunis kepada para pahlawan dan warga sipil.

pahlawan revolusiMonumen Pancasila Saksi dibangun di lahan seluas 14,6 hektar dan bertempat di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Mantan Presiden Soeharto, selaku presiden  ke-2 RI, menjadi pemrakarsa berdirinya monumen ini. Tak jauh dari lokasi monumen terdapat markas besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, di sebelah selatan dan Lapangan Udara Halim Perdanakusuma di sebelah utara. Sementara di sebelah barat berdekatan dengan Taman Mini Indonesia Indah dan Pasar Pondok Gede di sisi timur. Monumen ini diresmikan pada Agustus 1973 dan menjadi tempat memperingati hari kesaktian Pancasila yang jatuh pada bulan September setiap tahunnya.

diorama di monumen pancasila saktiAwalnya tanah tempat monumen tersebut berada merupakan tanah kosong yang menjadi tempat para komunis berlatih. Selain itu tempat tersebut juga menjadi tempat penyiksaan dan pembuangan para korban Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal dengan nama G30S PKI. Saat ini pun anda masih bisa melihat bukti sejarah tersebut di Monumen Pancasila Saksi, seperti:

1. Museum Pengkhianatan PKI yang menceritakan mengenai bagaimana peristiwa pemberontakan yang dilakukan oleh para tokoh komunis dalam berbagai diorama yang ditampilkan. Sejak dari pintu masuk anda sudah disambut dengan berbagai koleksi foto para pemberontak, para pahlawan revolusi, termasuk juga gambar kala pengangkatan jenazah pahlawan revolusi.

2. Sumur tua atau lubang buaya yang menjadi tempat pembuangan jenazah pahlawan. Tanah di seputar bibir sumur dengan kedalaman 12 meter dan diameter hanya 75 cm ini berwarna kecoklatan dan kering. Bagian terdekat sumur diberi terali berwarna merah dan putih dengan lantai marmer putih yang mengelilinginya. Sementara cermin bergantung diletakkan di atas sumur dan lampu kecil untuk membantu pengunjung mleihat dasar sumur.

lubang buaya3. Ruang penyiksaan awalnya bangunan sekolah rakyat yang kemudian dialihfungsikan oleh para PKI. Di tempat ini para pahlawan revolusi diminta untuk menandatangani surat pernyataan dukungan kepada komunis sebelum akhirnya disiksa dengan kejam dan dibunuh. Selain ruang penyiksaan ada pula pos komando yang menjadi tempat Letkol Untung, selaku pimpinan G30S PKI, kala melakukan perencanaan penyekapan kepada para pahlawan. Di dalam ruangan ini masih ditemukan mesin jahit, lemari kaca, dan 3 petromaks yang menjadi saksi bisu peristiwa tersebut.

pos komando4. Selain sekolah rakyat, ada pula rumah yang menjadi dapur umum bagi para pasukan PKI. Rumah yang aslinya milik Ibu Amroh, seorang penjual baju keliling, diminta secara paksa oleh para PKI.

Nah, cukup banyak bukan saksi bisu yang bisa ditemukan di Monumen Pancasila Saksi. Dengan berkunjung ke sini anda bisa mengenalkan nilai-nilai kepahlawanan kepada buah hati anda dan mengenalkan pentingnya menjaga ideologi bangsa kepada mereka. Betapa berat perjuangan yang harus dipikul para pahlawan demi mempertahankan eksistensi dan ideologi bangsa. yuk kenal perjuangan mereka dengan berkunjung ke Monumen Pancasila Saksi.

Refrensi:

  • http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Indonesiaku/Teropong-Daerah/DKI-Jakarta/Tempat-Menarik/Monumen-Pancasila-Sakti
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Monumen_Pahlawan_Revolusi

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *