Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Bicara tentang kota Jakarta, tentu saja sebagian besar berpendapat jika ibu kota Indonesia ini merupakan kota yang panas dan macet. Namun nyatanya di balik dari kesibukannya, ada bagian di sudut ibu Kota Jakarta yang memiliki hawa yang sejuk, segar, dan penuh dengan pemandangan yang hijau. Sehingga bagi anda yang tinggal di kota Jakarta dan ingin berlibur, sebenarnya anda tak perlu jauh-jauh untuk bepergian ke puncak, maupun menyebrang ke Kepulauan Seribu.

Jika anda ingin menikmati suasana liburan namun tidak ingin jauh-jauh dari kota Jakarta, anda bisa mencoba berkunjung ke Taman Wisata Alam Angke Apuk ataupun yang lebih dikenal dengan Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk. Wisata ini berada tepat di Jl. Kamal Muara, kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Namun ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan adalah ketika sesampainya di lokasi wisata, terdapat dua tempat yang namanya hampir sama.

Di kawasan Pantai Indah Kapuk ini memang terdapat 2 hutan mangrove. Yang pertama merupakan Suaka Margasatwa Muara Angke dan yang kedua bernama Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Perbedaannya adalah jika Suaka Margasatwa dipergunakan untuk kawasan konservasi. Sedangkan Taman Wisata Alam Angke Kapuk dipergunakan untuk lokasi wisata lingkungan. Sehingga jangan sampai anda salah berkunjung.

Di tempat ini, anda bisa merasakan udara yang sejuk dan segar diserta pemandangan hijaunya Hutan Mangrove yang mungkin sangat sulit anda temukan di hiruk pikuknya kota Jakarta. Keberadaan Hutan Mangrove ini tidak hanya digunakan untuk mencegah terjadinya erosi di sekitaran pantai utara Jakarta namun juga menjadi tempat konservasi mangrove.

Selain itu tempat ini juga dijadikan sebagai wisata alam sekaligus edukasi. Sehingga wisatawan yang datang tidak hanya dapat menikmati kesejukan alam namun juga dapat mengenal lebih dalam tentang tumbuhan mangrove.

Akses Menuju Lokasi Wisata

Jika anda berencana mengunjungi wisata ini, anda tidak perlu kebingungan mengenai rutenya. Hal ini karena lokasi wisata ini cukup mudah dan masuk ke dalam Perumahan Pantai Indah Kapuk (PIK). Sehingga anda bisa menemukan banyak sekali transportasi umum dan arah jalan.

Jika anda berencana untuk menggunakan transportasi umum, maka anda bisa memilih antara angkutan kota atau transjakarta. Perbedaannya tentu saja pada fasilitas masing-masing transportasi. Jika anda menggunakan angkutan kota tentu saja anda tidak bisa menikmati fasilitas AC dan harus berganti-ganti jurusan.

Jika anda menggunakan transjakarta, maka anda bisa bepergian nyaman dengan menikmati fasilitas AC. Untuk rutenya, anda bisa memilih transjakarta dengan jurusan Halte Monas dan kemudian dilanjutnya dengan menggunakan Busway menuju Pantai Indah Kapuk. Setelah itu turun di Yayasan Budha Tzu Chi dan anda tinggal melanjutkannya dengan mengikuti papan jalan menuju Taman Wisata Alam Angke Kapuk.

Untuk rute kedua anda bisa mencoba bus dengan rute Pluit (koridor 12) yang mana berhenti di Halte Penjaringan. Setelah itu oper lagi dengan menggunakan angkutan kota B01 (jurusan Muara Karang) dan kemudian turun di depan Pizza Hut Muara Karang. Dari sana dialnjutkan dengan menggunakan angkutan kota jurusan PIK dan turun di Yayasan Budha Tzu Chi.

Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, malah akan lebih mudah lagi. Dari arah tol Soekarno-Hatta, anda hanya perlu keluar menuju Pantai Indah Kapuk. Dari sana anda hanya pelru mengikuti jalan yang menuju perempatan Grand Cengkareng dan belok kanan hingga peremmpatan lagi. Setelah itu belok ke arah kanan dan melanjutkan perjalanan hingga sejauh 20 m.

Hal-Hal Penting Ketika Memasuki Kawasan Wisata Alam Angke Kapuk

Sebelum anda memasuki kawasan wisata alam ini, maka pastikan jika anda sudah membaca dan memahami isi brosur yang disediakan oleh petugas saat di pintu masuk. Untuk mengunjungi tempat ini, anda perlu memahami sejumlah peraturan yang harus ditaati pengunjung.

  • Larangan untuk membawa makanan dan minuman ke dalam kawasan wisata.
  • Larangan membawa kamera (dalam bentuk apapun), terkecual kamera handphone. Jika pengunjung tetap ingin membawa kamera, maka harus membawa sekitar Rp 1.000.0000. Tentunya biaya ini lebih mahal dibandingkan tiket masuknya sendiri.
  • Untuk tiket masuk wisatawan, Rp 25.000 (dewasa) dan Rp 10.000 (anak-anak).

Menikmati Pesona Wisata Alam Angke Kapuk

Dari pintu masuk wisatanya saja, pengunjung sudah dapat menikmati pemandangan hutan hijau yang cukup rimbun. Ada sebuah jalan yang terbuat dari bamboo yang dapat digunakan pengunjung untuk mengelilingi kawasan wisata alam angke kapuk. Jika anda ingin menyemil makanan ringan, maka 100 m dari jalanan utama anda bisa menemukan kantin yang menawarkan berbagai macam makanan ringan.

Kawasan hutan dengan luas mencapai 99,82 Ha ini dapat anda kelilingi dengan menggunakan boat yang berkapasitas 6-8 orang. Untuk biaya sewanya sendiri sekitar Rp 250.000 – Rp 350.000. Pengunjung juga dapat menikmati bermain kano dengan tiket Rp 10.000 untuk 45 menit.

Kawasan Hutan Mangrove ini sebenarnya berada di lahan basah (rawa) dengan tumbuhan utama berupa mangrove. Sebelumnya, kawasan ini merupakan tambak yang kemudian direhabilitasi tanaman mangrove hingga seluas 40%. Ada banyak tanaman yang tumbuh di kawsasan ini yaitu bakau besar, bakau merah, api-api, tancang, dan masih banyak lainnya.

Anda juga bisa menemukan pembibitan mangrove mulai dari yang kecil hingga dewasa. Tidak hanya puas menikmati pemandangan mangrove saja, anda juga bisa ikut langsung dalam proses penanaman mangrove. Hanya saja biaya nya memang cukup mahal, per orangnya dikenai biaya Rp 150.000 untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan.

Jika anda ingin menambah papan nama, maka anda perlu menambah biaya sekitar 500 ribu/orang. Tak heran jika disini anda bisa melihat beberapa papan nama, seperti perusahaan, sekolah, dan instansi di kawasan penanaman mangrove. Jika anda ingin menginap, maka disini tersedia penginapan dengan arsitekturnya yang unik dan menarik.

Bangunan cottage nya memiliki atap seperti pelana yang memiliki kemiringan hingga melebihi 45 derajat. Bentuknya yang seperti prisma dengan bahan dasar kayu menjadikan bangunan memiliki tampilan yang unik. Setiap cottage nya dapat dihuni untuk 2 orang dan sudah ada fasilitas kamar mandi di dalamnya.

Untuk keluarga, terdapat penginapan yang berbentuk villa namun konsep bangunannya memang kurang begitu menarik dibandingkan cottage. Uniknya lagi, cottage-cottage ini tidak hanya dibangun diatas tanah namun juga beberapa ada yang dibangun diatas air. Sehingga anda bisa beristirahat sembari menikmati indahnya pemandangan hutan hijau mangrove yang begitu sejuk dan segar.

Taman wisata Alam Angke Kapuk ini dapat anda jadikan sebagai rekomendasi menghabiskan akhir pekan yang tidak terlalu jauh di ibu Kota Jakarta. Anda juga bisa mengajak keluarga tercinta untuk sejenak menikmati sejuknya alam dan menghindari sejenak dari hiruk pikuk keramaian kota Jakarta. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Add a Comment