Kota Yogyakarta merupakan ibukota dari salah satu daerah istimewa di Indonesia, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota yang terletak di selatan pulau Jawa ini dikenal karena kotanya yang nyaman dan penduduknya yang ramah. Potensi wisatanya pun juga banyak, mulai dari wisata sejarah sampai wisata kuliner. Tidak heran, bila kota yang kini dipimpin Sultan Hamengku X ini begitu digandrungi oleh berbagai wisatawan.

Ada bebeberapa tempat wisata yang ada di Yogyakarta. Sebagian sudah banyak dikenal dan dikunjungi banyak wisatawan,  sebagian lagi masih terhitung baru diYogyakarta. Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, Puncak Kosakora, Kebun Buah Mangunana, dan Upside Down Jogja adalah tempat-tempat wisata yang ada di Yogyakarta. Banyaknya tempat wisata di Jogja juga diikuti dengan perkembangan hotel murah di Jogja yang tumbuh pesat.

Candi Prambanan atau Candi Roro Jongrang adalah salah satu candi yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Candi ini adalah candi Hindu terbesar di Indonesia. Dibangun sejak abad ke-9 masehi, candi ini dibuat sebagai persembahan tigga dewa Hindu yang disebut Trimurti, yakni Dewa Brahmana, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa. Letak candi ini berada di timur laut Yogyakarta, tepatnya di Jalan Jogja-Solo Km.  16 Prambanan, Yogyakarta.

Struktur denah Candi Prambanan berbentuk persegi panjang dan mempunyai halaman luar serta tiga pelataran, yaitu pelataran luar (jaba), pelataran tengah (tengahan), dan pelataran dalam (njeron). Halaman luar merupakan halaman Candi Prambanan yang mengitari pelataran luar. Pelataran luar merupakan pelataran pertama candi Prambanan yang tidak ditumbuhi pepohonan dan tidak dibangun sebuah candi pun. Belum diketahui apakah pelataran tersebut pernah ada bangunan atau tidak.

Pelataran tengah merupakan pelataran yang berbentuk persegi panjang dengan luas 22 m persegi. Pelataran tengah sempat dikelilingi pagar batu yang kini sudah runtuh. Selain itu, pelataran tengah juga mempunyai terundak yang makin dalam maka makin tinggi teras tersebut. Masing-masing teras mempunyai beberapa candi. Teras pertama mempunyai 68 candi, teras kedua 60 candi, teras ketiga 52 candi, dan teras keempat 44 candi. Semuanya mempunyai ukuran yang sama dan keadaannya nyaris hancur dan hanya menyisakan reruntuhan.

Pelataran dalam merupakan tempat yang dianggap paling suci di candi Prambanan. Pelataran ini memiliki ukuran luas 110 m2 dan tinggi 1,5 m serta dikelilingi turap dan pagar batu. Seperti pelataran lainnya, pelataran dalam juga mempunyai beberapa barisan candi. Beberapa candi yang ada di pelataran dalam adalah: Candi Brahwana, Candi Kresna, dan Candi Siwa.

Salah satu tempat wisata terkenal di Yogyakarta adalah Pantai Parangtritis. Pantai ini ada di Kecamatan Kretek, Bantul, Yogyakarta. Ada beberapa objek pantai yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu Pantai Samas, Pantai Baron, Pantai Krukup, Pantai Krakal, dan Pantai Glagah. Terdapat pula ombak yang besar serta gunung-gunung pasir atau gumuk di objek wisata Pantai Parangtritis. Oemkab Bantul merupakan pengelola dari objek wisata ini. Selain pemandangan pantai dan alam, Parangtritis juga menyediakan fasilitas seperti ATV, kereta kuda, dan kuda pacu yang dapat digunakan wisatwan untuk berkeliling Parangtritis.

Puncak Kosakora merupakan tempat wisata baru di Yogyakarta yang berlokasi di Banjarejo atau sebelah timur laut Kota Yogyakarta. Harga tiket masuknya cukup murah, yakni Rp.2.000,- perorang. Tempat wisata ini menyajikan pemandangan bukit dan pantai yang indah sejauh mata memandang. Bila mendatangi tempat ini saat pagi atau petang, keindahan sunrise dan sunset yang indah akan terlihat jelas di depan mata.

Tempat wisata baru Yogya lainnya adalah Kebun Buah Mangunan. Di tempat wisata ini, wisatawan bisamelihat Sungai Oya dari ketinggian. Selain itu, wisatawan juga dapat mengikuti rekreasi keliling kebun buah dan menyaksikan proses pembibitan sapi. Penginapan, gedung pertemuan, kolam renang, dan kantor manajemen merupakan fasilitas-fasilitas yang tersaji di tempat wisata ini. Kebun Buah Mangunan berada di 35 km dari Yogyakarta, atau tepatnya di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Upside Down World Jogja Merupakan tempat wisata kontemporer yang pertama kali dibuka pada 4 Juli 2016 lalu. Konsep tempat ini sangat unik, yakni menghadirkan ruang terbalik yang terdiri atas living room, bathroom, kitchen, master bed rooms, kids room, dining room, laundry room, dan ruang 3 Dimensi (3D).

Furniture di semua ruang tersebut dibuat dari bahan asli, bukan sebuah tempelan atau pun lukisan. Barang-barang seperti kompor gas, wastafel, sofa, dan sebagainya merupakan benda-benda yang terbuat dari bahan asli, bukan terbuat dari bahan plastik.

Tempat wisata ini sangat cocok untuk tempat swafoto bagi para wisatawan. Harga tiketnya cukup terjangkau, yakni Rp.60.000,- untuk dewasa dan Rp.40.000,- untuk anak-anak yang tingginya dibawah 135 cm. Selama menyusuri Upside Down, wisatawan akan ditemani seorang guest assistent yang memandu sekaligus juru foto dan gaya bagi para wisatawan. Tempat wisata ini beralamat di Jl. Ring Road Utara, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan buka mulai pukul 10 pagi hingga pukul 7 malam.

Hotel merupakan salah satu kebutuhan wisatawan yang berwisata di suatu tempat dalam waktu yang lama. Hotel di Jogja yang dicari mestilah harus sesuai kebutuhan, entah itu harganya maupun cakupannya (apakah bisa ditempati untuk wisatawan sekeluarga atau tidak). Terdapat beberapa hotel yang harganya terjangkau dan memiliki kamar yang cocok untuk wisatawan yang membawa keluarga. Hotel-hotel tersebut adalah: Hotel Amaris Diponegoro, Grand Rosela, dan Hotel Makuta.

Amaris Diponegoro merupakan hotel yang terletak di puast Kota Yogyakarta, tepatnya di Jl Diponegoro no. 87. Setiap kamar di hotel ini mempunyai TV satelit layar datar dan juga brangkas, telepon, meja kerja, serta en suite yang dilengkapi dengan fasilitas shower.  Fasilitas lain yang terdapat di Amaris Diponegoro adalah bagian penerima tamu yang selalu hadir 24 jam, parkir pribadi gratis, Wi-fi gratos di lobby hotel, dan fasilitas dry cleaning. Harga setiap kamarnya dipatok mulai dari Rp. 317.000,- sampai Rp. 474.000.

Meski hanya hotel bintang 2, Grand Rosela Hotel menyediakan fasilitas yang cukup bagus, seperti Wi-Fi gratis dan TV kabel di setiap kamar, spa dan layanan pijat, serta kolam renang outdor. Khusus untuk kamar ber-AC, Grand Rosela menyediakan kamar mandi dengan bathub serta peralatan mandi. Sandal, meja kerja, dan telepon SLI juga tersedia di leuruh kamar Grand Rosela, baik yang ber-AC maupun tidak.

Fasilitas lain yang ada di hotel ini adalah penyewaan mobil dan antar jemput wisatawan di bandara, layanan binatu dan dry cleaning, pusat bisnis, parkir gratis, dan restoran bernama Rama Shinta Restaurant. Harga tiap jenis kamar dipatok mulai Rp.289.000,- hingga Rp. 472.000,-. Lokasi hotel ini ada di Jl.Prawirotaman no. 2B.

Hotel lain yang ada di Jl Prawirotaman adalah Hotel Makuta. Alamat lengkap hotel ini adalah Jl. Prawirotaman 2 no. 839, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta. Fasilitas yang ditawarkan hotel ini adalah: Wi-Fi gratis di semua area hotel, parkir gratis, kipas angin, dan sebagainya. Hotel ini berdekatan dengan beberapa tempat wisata, seperti Keraton Yogyakarta dan Pantai Parangtritis. Harga tiap jenis kamar hotel bintang 3 ini dipatok mulai dari Rp. 165.000,- hingga Rp. 275.000,-.

Referensi

  • wikipedia.com/kota-yogyakarta
  • wikipedia.com/parangtritis